Mengapa Internet di Indonesia Mahal ?

Alasan Mengapa Internet Harus Bayar - Sebagai pengguna internet kamu pasti pernah bertanya-tanya, mengapa internet di Indonesia mahal ? Padahal kecepatannya lambat.

Pertanyaan seperti ini pasti pernah terlintas di benak kalian. Mungkin karena kesibukan, dan kegiatan kamu, pertanyaan seperti ini menjadi terpendam dan tidak terjawab. Internet yang mahal di Indonesia tidak diimbangi dengan kecepatan internet yang memadai alias lemot. Hal ini dibuktikan dengan harga internet di daerah Kalimantan, Sulawesi, dan Papua cenderung mahal. Namun, tidak diimbangi dengan kecepatan internet yang memadai. 




Pendapat Admin

Logika ane sih seperti ini gan, kalau di jawa infrastruktur internet sudah lengkap dan kecepatan internet sudah lumayan cepat. Seharusnya, harga internetnya harus lebih mahal, kan perawatan infrastruktur juga memerlukan biaya, tha. Nah, sebaliknya seperti di Kalimantan karena infrastruktur yang belum lengkap, dan kecepatan internet yang lambat. Seharusnya, biayanya lebih murah. Kan, kualitasnya masih pas-pasan hehehe... Tapi yang terjadi adalah sebaliknya. 

Seperti yang dilansir oleh media-media di Indonesia, ternyata yang menyebabkan harga internet di Indonesia mahal adalah sebagai berikut. 

Biaya Internet untuk Pembangunan Infrastruktur 


Untuk menyediakan jaringan internet, tentu perlu infrastruktur yang memadai. Mulai kabel hingga tower dan hal-hal lain yang nggak bisa kita bayangkan sebagai orang awam. Nah, untuk membangun infrastruktur yang keren ini tentu biayanya juga nggak sedikit. Oleh karena itu, biaya kuota dibebankan kepada pengguna seperti kita. Agar infrastruktur internet jadi lebih baik.

Kondisi Geografis yang Sulit Menambah Biaya


Untuk menyediakan infrastruktur internet di daerah perkotaan saja, memerlukan biaya yang tidak sedikit. Apalagi untuk membangun infrastruktur di daerah perdesaan. Hal inilah yang menyebabkan, mengapa internet mahal dan tidak gratis. Terutama di daerah pedalaman Kalimantan, Sulawesi, dan Papua yang harga internetnya, WOW tidak masuk akal ! Kita bisa saja menghabiskan biaya ratusan ribu setiap bulannya untuk bisa mengakses internet.

Biaya Penggunaan Hak Frekuensi di Indonesia Terlalu Tinggi


Biaya Hak Penggunaan Frekuensi (BHPF) adalah biaya yang harus disetor kepada pemerintah untuk setiap penggunaan frekuensi, internet, radio, ataupun televisi. Saat ini, BHPF termasuk sumber pendapatan negara yang sangat potensial. Nilainya pun tidak sedikit. Seperti Smartfren yang harus membayar Rp242 M untuk 3 tahun. Sementara PT Telkom harus membayar trilyunan untuk tahun 2010. Besarnya BHP ini ditentukan juga oleh kapasitas bandwidth masing-masing provider. Nah barangkali karena modal yang nggak sedikit itulah yang membuat harga internet kita cenderung mahal.


#Kesimpulan

Kesimpulannya gan, mungkin suatu saat harga Internet di Indonesia akan murah. Ketika semua infrastruktur internet yang sudah memadai, di seluruh pelosok Nusantara. Kita berharap saja, semoga anak cucu kita sudah bisa merasakan internet dengan kecepatan yang luar biasa :v sekian dan terima kasih.

Subscribe to receive free email updates: