Rabu, 22 November 2017

Apa Itu Google Sandbox ? Yuk Kita Kenalan !

Seorang blogger atau webmaster pasti merasa kesal apabila blog-nya memiliki trafik yang menurun atau bahkan hilang.


Salah satu penyebab turunnya trafik dan peringkat blog adalah karena Google Sandbox.

Tahukah Anda apa itu Google Sandbox ?

Secara bahasa, Google Sandbox terdiri atas kata Sand yang berarti Pasir dan Box yang berarti Kotak. Jadi, Google Sandbox adalah Kotak Pasir Google.

Secara istilah, Google Sandbox menggambarkan keadaan dimana artikel blog terperangkap oleh kotak (penjara) pasir sehingga sulit ditemukan oleh mesin pencari.

Menurut pakar SEO dari luar negeri,
Google Sandbox adalah sebuah filter atau saringan pencarian yang diciptakan oleh tim Google untuk memberantas SPAM.

Mengapa Google Sandbox diciptakan ?

Sesuai dengan pengertiannya, Google Sandbox dibuat untuk mencegah website yang berisi SPAM masuk ke pencarian (SERP).

Salah satu ciri website yang mengandung SPAM adalah website yang memiliki jumlah backlink yang tidak wajar, sehingga Google menganggap website tersebut sebagai SPAM.

Teknik Black Hat SEO untuk mendapatkan peringkat di SERP juga dianggap SPAM oleh Google.

Website-website yang melanggar kebijakan google juga bisa saja terperangkap ke Google Sandbox sebelum website tersebut benar-benar di banned.

Berapa lama website berada di Sandbox ?

Berada di Sandbox dapat bervariasi dari satu hingga enam bulan, dengan waktu normal antara 3 dan 4 bulan. 

Kata kunci yang kurang kompetitif akan diberi masa tinggal yang lebih singkat, sementara kata kunci yang sangat tinggi kompetisinya sering kali menghabiskan 6 bulan dalam Sandbox. 

Penyebab Google Sandbox

Akibat dari Google Sandbox sangat buruk bagi citra sebuah website. 

Apalagi bagi Anda yang telah mendapatkan penghasilan dari blog Anda. 

Tentu saja merugikan bukan ? 

Sebelum mengetahui cara mengatasi Google Sandbox. akan lebih baik apabila Anda mengetahui apa penyebab dari Google Sandbox.

Optimalisasi SEO yang berlebihan

Sesuatu yang berlebihan sangat tidak baik. Apalagi untuk SEO.

Google sangat tidak menyukai sesuatu yang berlebihan dan dipaksakan.

Jangan sekali-kali anda melakukan teknik SEO yang berlebihan hanya untuk mendapatkan peringkat di SERP.

Melakukan Optimalisasi SEO yang berlebihan dapat menyebabkan sebuah website masuk ke penjara pasir Google karena dianggap SPAM oleh Google.

Jumlah Backlink yang Tidak Wajar

Perhatikan kualitas backlink yang Anda dapatkan. 

Apakah Anda mendapatkan backlink secara sembarangan ? 

Apakah Anda membeli backlink ?

Apakah Anda menggunakan software untuk mendapatkan backlink ?

Sebaikanya Anda hindari kegiatan tersebut. Backlink yang berlebihan ditambah kualitas backlink yang buruk, dapat menyebabkan website Anda terperangkap ke Google Sandbox.

Jika ingin membangun backlink perhatikan kualitas backlink yang akan Anda dapatkan.

Baca Selengkapnya Cara Membangun Link Building Secara Alami 

Artikel Tidak Original ( Copy Paste )

Perhatikan hal ini, artikel yang tidak original bisa masuk ke penjara pasir Google.

Artikel yang copas berpotensi mendapatkan duplicate content di SERP.

Google akan melakukan riset mana artikel original dan artikel yang duplikat. 

Jika sudah ditemukan pelaku yang copas, maka artikel tersebut akan dibawa jalan-jalan ke penjara pasir Google. Dan entah sampai kapan hal itu akan terjadi ^_^

Perhatikan Broken Link atau Link Rusak

Faktor ini sering luput dari kacamata blogger.

Biasanya website yang masuk Google Sandbox terjadi karena website tersebut memiliki banyak broken link.

Segera perbaiki broken link yang ada pada website Anda di Google Webmaster.

Jika sudah diperbaiki, update artikel seperti biasanya dan berharap website Anda bisa keluar dari Google Sandbox.

Bagaimana Mengatasi Google Sandbox 


  • Pastikan dulu bahwa website atau blog benar - benar masuk dalam Google Sandbox.
  • Edit isi konten jika itu dari hasil copas, usahakan jangan pernah melakukan copas artikel dari website lain.
  • Periksa dan perbaiki link rusak atau broken link.
  • Berhenti dulu melakukan ping dan submit url selama beberapa hari.
  • Ingin Mendapatkan Backlink Berkualitas? Direkomendasikan Backlink yang memiliki DA PA tinggi minimal 50 keatas dengan jumlah minimal 100 backlink secara bertahap.
  • Melakukan Reconsideration Request di Google Webmaster.
  • Tunggu hingga keadaan menjadi normal kembali, dan tetap lakukan update artikel yang berkualitas.
  • Jika semuanya sudah diperbaiki dan seo website sudah mulai masa pemulihan, baru lakukan submit Url dan Sitemap ke Google Webmaster Tools.

Penutup

Cara diatas dilakukan berdasarkan pengalaman pribadi Admin. 

Setiap orang memiliki cara yang berbeda untuk mengatasi masalahnya.

Silahkan berdiskusi di komentar untuk mendapatkan cara terbaik untuk mengatasi Google Sandbox. 

Sekian dan terima kasih.