Studi Kasus : Apakah Backlink Berbayar Buruk ?

Backlink merupakan salah satu faktor keberhasilan sebuah website. Backlink yang baik memberikan poin positif bagi search engine untuk menenetukan peringkat sebuah website di SERP's.

Karena backlink yang sangat penting bagi SEO sebuah website, munculah jasa-jasa yang menyediakan backlink untuk website. Jasa seperti ini muncul sebagai akibat Lazy Blogger yang malas untuk membangun backlink secara manual.

Apakah backlink berbayar itu buruk bagi kualitas sebuah website ?

Bisa saja ! Mengapa demikian ?

Karena Anda belum tahu pasti apakah backlink yang Anda beli memiliki kualitas yang baik di mesin pencari. Yang Anda tahu backlink tersebut memiliki kualitas baik dari orang yang menjualnya, kan ?

Selain itu, backlink berbayar ternyata melanggar Pedoman Google Webmaster. Hal ini bisa menjadi alasan yang sangat kuat agar Anda tidak membeli backlink. 

Berikut adalah kutipan dari Pedoman Google Webmaster mengenai backlink berbayar yang dapat berdampak buruk pada peringkat situs di hasil penelusuran:
  1. Pembelian atau penjualan tautan yang lolos dari PageRank. Termasuk menukarkan uang dengan tautan, atau pos yang berisi tautan; menukarkan barang atau layanan untuk tautan; atau mengirim produk "gratis" kepada seseorang sebagai ganti tulisan mereka tentang produk tersebut yang menyertakan tautan
  2. Pertukaran tautan yang berlebihan ("Tautkan ke situs saya lalu saya akan menautkan ke situs Anda") atau membuat laman eksklusif untuk mitra demi tautan silang
  3. Pemasaran artikel berskala besar atau entri blog tamu berisi kampanye dengan teks tautan kaya kata kunci
  4. Menggunakan program atau layanan otomatis untuk membuat tautan ke situs"
Singkatnya, setiap upaya yang dilakukan untuk memanipulasi Google merupakan sebuah pelanggaran. Dalam hal ini, termasuk pembelian jasa backlink.

Bisnis Jual Beli Backlink

Banyak bisnis baru siap untuk berjudi dengan masa depan mereka. Itulah sebabnya mereka membeli backlink dari orang-orang yang telah membuat PBN (Private Blog Network) atau Jaringan Blog Pribadi mereka sendiri.

Apa yang membuat PBN menjadi aset yang penting di dunia digital? 

PBN biasanya dibangun dari domain yang telah ada selama beberapa tahun dan terkadang domain tersebut memiliki peringkat yang tinggi di SERP's. 

Tapi masalahnya adalah mereka ada semata-mata untuk membantu website lain untuk mendapatkan peringkat yang lebih baik.

Jadi, sangat jelas bahwa PBN bertentangan dengan kebijakan Google. Google sebagai mesin pencari memiliki tujuan untuk memberikan informasi kepada pelanggan. Berbeda dengan PBN yang ada hanya untuk membantu peringkat website lain yang belum tentu memiliki informasi yang bermanfaat.

Hal-Hal yang Harus Anda Ketahui Sebelum Membeli Backlink

Terdapat poin-poin yang harus Anda perhatikan sebelum membeli backlink. 

Karena backlink berbayar memiliki resiko tersendiri. Tidak selamanya backlink yang Anda beli memiliki kualitas premium dan memiliki dampak baik bagi website Anda. 

Harga Backlink

Penyedia PBN telah membangun jaringan pada website mereka selama bertahun-tahun. Sehingga harga backlink dari PBN biasanya tidak sedikit.

Dalam studi kasus yang saya lakukan, biasanya penyedia backlink memberikan tarif sekira IDR 1.500.000 untuk mendapatkan 5-7 Backlink dengan kualitas premium.

Sebuah harga yang sangat fantastis, dan hal ini tidak mencakup standar keamanan pengguna.

Tidak Menjamin Standar Keamanan Pengguna

Membeli backlink tidak menjamin website Anda aman dari cengkeraman mbah Google. Karena sudah sangat jelas bahwa membeli backlink melanggar Pedoman Google Webmaster.

Dampak awal setelah Anda membeli backlink berbayar adalah pengunjung website Anda bisa meningkat hingga 30%.

Namun itu hanya sementara, setelah masa berlaku backlink habis. Biasanya trafik website Anda mulai menurun, dan Google mulai mendeteksi adanya indikasi SPAM pada website Anda.

Ketika Google mengetahui bahwa website Anda membeli backlink, maka google tidak segan-segan melakukan deindex terhadap website Anda karena dianggap sebagai website SPAM.

Kualitas Backlink Belum Terjamin

Belum tentu backlink yang akan Anda dapatkan berasal dari website yang relevan dan memiliki kualitas yang baik.

Bisa saja PBN tersebut hanya kumpulan website yang melakukan Keyword Stuffing

Selalu perhatikan kualitas dari backlink yang akan Anda beli. Jika perlu, mintalah alamat website yang digunakan penyedia backlink yang akan Anda beli dan cek kualitas dari website tersebut.

Apabila penyedia backlink tersebut enggan untuk memberikan alamat website-nya lebih baik Anda tinggalkan. Karena ditakutkan website yang digunakan untuk backlink adalah website yang tidak memiliki kualitas.

Selalu perhatikan kualitas backlink. Backlink yang berjumlah sedikit namun memiliki kualitas baik lebih baik daripada backlink dari 100 webiste namun tidak memiliki kualitas.

Bahaya SPAM Selalu Menanti

Ini adalah poin yang sangat penting. Biasanya penyedia backlink menggunakan tools/software untuk melancarkan bisnis mereka.

Dengan tools tersebut mereka bisa mendapatkan ribuan backlink secara otomatis yang tidak tau berasal dari mana dan memiliki kualitas seperti apa.

Nah, jika Anda menggunakan tools seperti ini untuk mendapatkan ribuan backlink. Maka, hukuman Google akan menanti website sobat.

Ribuan backlink yang datang ke website Anda akan dianggap SPAM oleh Google.

Kesimpulan

Kesimpulannya apakah backlink berbayar buruk ?

Jawaban saya : 70% Buruk - 30% Baik

Mengapa demikian ?

Hasil studi kasus yang saya lakukan melalui Forum, Media Sosial, dan Google. Hanya sedikit sekali orang yang menyediakan jasa backlink dengan kualitas yang sangat baik.

Kalaupun ada orang menyediakan jasa backlink premium, biasanya harga yang mereka tawarkan sangat fantastis. Melebihi penghasilan perbulan Google Adsense saya.

Nah, untuk yang 70% Buruk.

Kebanyakan website yang mereka gunakan untuk backlink adalah website PBN dengan usia tidak lebih dari satu tahun. Mereka juga menggunakan website dengan artikel yang berisi hanya keyword.

Mereka juga menggunakan software untuk mendapatkan backlink dengan jumlah yang sangat banyak, dan hal ini bisa terdeteksi SPAM oleh Google.

Jadi, saran saya sebaiknya Anda membangun backlink secara manual. Jika Anda membeli backlink premium tentu Anda memerlukan uang yang tidak sedikit. Sebaliknya, jika Anda membeli backlink dengan harga murah belum tentu kualitas backlink tersebut baik.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Studi Kasus : Apakah Backlink Berbayar Buruk ?"

Post a Comment